فعالية استخدام استراتيجية الكرسي الساخن في تعليم مهارة الكلام: بحث تجريبي لدى تلاميذ المدرسة الثانوية الإسلامية إندونيسيا

Authors

  • Saffa Fatimatuzahra Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Maswani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Azkia Muharom Albantani Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.59005/ajpb.v2i1.1145

Keywords:

Pembelajaran Keterampilan Berbicara, Strategi Kursi Panas, Strategi Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas strategi kursi panas dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab di kalangan siswa kelas sebelas di MA Manaratul Islam. Secara khusus, penelitian ini mengkaji hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan strategi tersebut dan mengevaluasi dampaknya terhadap kemampuan berbicara mereka. Penelitian ini dimotivasi oleh masalah yang diamati di kelas, termasuk kemampuan berbicara bahasa Arab siswa yang lemah, motivasi belajar yang rendah, dan dominasi metode pengajaran konvensional yang membatasi partisipasi aktif. Banyak siswa kesulitan dengan pengucapan, kelancaran, dan kepercayaan diri saat berbicara bahasa Arab, yang menghambat penguasaan bahasa mereka secara keseluruhan. Untuk mengatasi tantangan ini, digunakan metode penelitian kuantitatif eksperimental. Penelitian ini melibatkan 72 siswa, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (Kelas XI-1, 36 siswa) dan kelompok kontrol (Kelas XI-2, 36 siswa). Kelompok eksperimen menerima pengajaran menggunakan strategi kursi panas, yang mendorong partisipasi aktif dan berbicara spontan, sedangkan kelompok kontrol mengikuti metode pengajaran konvensional. Kedua kelompok menjalani tes pra dan pasca, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes. Temuan menunjukkan bahwa strategi kursi panas secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab. Hasil post-test menunjukkan nilai rata-rata yang lebih tinggi untuk kelompok eksperimen (87,22) dibandingkan dengan kelompok kontrol (72,97). Lebih lanjut, analisis statistik menggunakan uji-t mengungkapkan nilai signifikansi 0,044 (p < 0,05), yang mengarah pada penolakan hipotesis nol (Ho) dan penerimaan hipotesis alternatif (Ha). Hasil ini menegaskan bahwa strategi kursi panas merupakan pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa dengan mendorong keterlibatan, meningkatkan kepercayaan diri, dan meningkatkan kemampuan berbicara secara keseluruhan. Studi ini menyoroti pentingnya metode pengajaran interaktif dalam pembelajaran bahasa dan menyarankan penelitian lebih lanjut tentang dampak jangka panjangnya.

Downloads

Published

29-06-2026

Issue

Section

Articles