Profesionalisasi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah: Tinjauan Integratif Atas Kompetensi, Praktik, dan Pedagogi Digital
Abstract
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menghadapi tuntutan ganda untuk menyiapkan guru kelas yang menguasai pembelajaran multidisipliner sekaligus mampu mengintegrasikan nilai keislaman, teknologi, inklusi, dan kebutuhan perkembangan anak. Namun, kajian tentang penyiapan calon guru MI masih cenderung terfragmentasi ke dalam kompetensi yang berdiri sendiri dan lebih banyak mengukur persepsi kesiapan daripada performa mengajar. Artikel ini bertujuan memetakan dimensi kompetensi, menganalisis mekanisme profesionalisasi, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, dan merumuskan kerangka penguatan pendidikan calon guru MI. Kajian menggunakan literature review integratif-kritis terhadap 38 publikasi inti tahun 2015-2025 yang ditelusuri melalui Google Scholar, Crossref, DOAJ, Garuda, ERIC, dan Scopus, disertai sumber metodologis dan kebijakan yang relevan. Literatur diseleksi berdasarkan relevansi, kelengkapan metadata, mutu sumber, serta kontribusinya terhadap pendidikan calon guru tingkat dasar. Data dianalisis melalui pengodean tematik, komparasi antartemuan, dan sintesis interpretatif. Hasil kajian menunjukkan enam simpul profesionalisasi: identitas guru MI yang integratif; pengetahuan pedagogik-konten multidisipliner; pedagogi digital dan literasi kecerdasan artifisial; pendidikan inklusif dan diferensiasi; praktik klinis berbasis microteaching, lesson study, dan refleksi; serta koherensi kurikulum dan kemitraan madrasah. Artikel menawarkan Kerangka Profesionalisasi Adaptif Guru Madrasah Ibtidaiyah (PAGMI), yang menempatkan kompetensi sebagai kapasitas performatif yang tumbuh melalui keterhubungan antara pengetahuan, praktik autentik, refleksi, etika, dan dukungan ekosistem. Implikasinya, program PGMI perlu menggeser asesmen dari dominasi pengetahuan deklaratif menuju bukti kinerja, memperkuat pengalaman lapangan bertahap, serta mengintegrasikan teknologi secara kritis dan berpusat pada peserta didik.




