Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik <p><strong>Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman</strong> merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan, Publikasi dan Dokumentasi (LP2D) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep, Jawa Timur, Indonesia. Terbit 2 kali dalam setahun yakni pada bulan Maret dan September. <strong>Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman </strong>menerbitkan hasil penelitian, baik penelitian pustaka maupun lapangan, tentang filsafat dan pemikiran serta ilmu-ilmu keislaman meliputi bidang kajian pendidikan Islam, politik, ekonomi syariah, hukum Islam atau fikih, tafsir, dan ilmu dakwah.</p> en-US Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman Model Desain Pembelajaran Jerold E. Kemp: Pendekatan Sistematis dalam Pendidikan Agama Islam https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1023 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model desain pembelajaran Jerrold E. Kemp sebagai pendekatan sistematis dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui metode library research. Model Kemp dikenal sebagai salah satu model desain instruksional yang komprehensif dan fleksibel, yang menekankan perencanaan pembelajaran secara holistik dengan mempertimbangkan berbagai komponen penting seperti tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi, strategi, media, evaluasi, serta dukungan fasilitas dan waktu. Dalam konteks PAI, model ini sangat relevan untuk mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai agama. Melalui kajian pustaka yang mendalam, penelitian ini menguraikan bagaimana Model Kemp dapat diaplikasikan secara efektif dalam perancangan dan pelaksanaan pembelajaran PAI, serta manfaat dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sistematis Model Kemp mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan memberikan kerangka kerja yang terstruktur dan adaptif, yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih efektif dan bermakna di era modern.</p> Bulkis Husniyah Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 270 303 Resiliensi sebagai Fondasi Desain Pembelajaran PAI: Kajian Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Pendidikan Karakter https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1024 <p>Penelitian ini mengkaji peran resiliensi sebagai pondasi &nbsp;utama dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan fokus pada implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembentukan karakter peserta didik. Resiliensi, yang meliputi ketahanan mental, emosional, dan spiritual, dianggap sangat penting dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang kompleks. Nilai-nilai Al-Qur’an seperti sabr, tawakkal, qana’ah, ikhlas, husnuzhan, dan taqwa menjadi landasan moral dan spiritual yang dapat memperkuat resiliensi peserta didik. Melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kisah-kisah inspiratif, metode reflektif, serta lingkungan belajar yang suportif, pembelajaran PAI tidak hanya mentransfer pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dan berintegritas. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam pembelajaran PAI efektif dalam mengembangkan resiliensi peserta didik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis, memperkuat keimanan, dan mempersiapkan generasi yang siap menghadapi dinamika kehidupan dengan iman dan akhlak yang kokoh. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran PAI yang humanis dan kontekstual.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>; Resiliensi, Drsain Pembelajaran PAI, Nilai-Nilai Al-Qur’an, Pendidikan Karakter</p> Rifka Diana Susilowati Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 304 350 Dari KDRT ke Femisida: Analisis Pencegahan Eskalasi Kekerasan dalam Rumah Tangga melalui Kerangka Pemulihan UU TPKS https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1096 <p>Eskalasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menuju femisida merupakan fenomena kritis yang memerlukan intervensi hukum komprehensif. Penelitian ini menganalisis potensi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dalam mencegah eskalasi KDRT melalui kerangka pemulihan korban. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi mekanisme pencegahan eskalasi kekerasan yang diatur dalam UU TPKS dan relevansinya terhadap kasus KDRT yang berpotensi berkembang menjadi femisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka pemulihan dalam UU TPKS menawarkan paradigma baru dalam penanganan KDRT melalui pendekatan holistik yang meliputi pemulihan psikologis, hukum, sosial, dan ekonomi. Mekanisme perlindungan korban, sistem pendampingan terpadu, dan intervensi dini yang diatur dalam undang-undang ini berpotensi memutus siklus kekerasan sebelum mencapai tahap letal. Namun, implementasi efektif memerlukan sinergi antarinstansi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, dan penguatan sistem rujukan berbasis masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas sektor, pengembangan protokol deteksi dini risiko eskalasi, dan integrasi pendekatan restoratif dengan sistem peradilan pidana untuk mencegah femisida.</p> Miftahol Ulum Masyhuri Moh Akif Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 351 398 Inovasi Media Pembelajaran Digital dalam Peningkatan Penguasaan Mufradat Bahasa Arab: Sebuah Kajian Literatur https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1100 <p>Penguasaan kosakata (mufradat) merupakan fondasi krusial dalam pembelajaran bahasa Arab yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan empat keterampilan berbahasa. Era digital membuka peluang inovasi media pembelajaran yang dapat meningkatkan efektivitas penguasaan mufradat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis media pembelajaran digital untuk mufradat bahasa Arab, menganalisis efektivitasnya berdasarkan temuan penelitian terdahulu, dan merumuskan rekomendasi pengembangan media pembelajaran digital yang optimal.Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menganalisis 45 artikel penelitian yang dipublikasikan pada periode 2015-2024 dari berbagai database akademik (Google Scholar, ERIC, ProQuest, DOAJ). Kriteria inklusi meliputi: penelitian empiris tentang media pembelajaran digital untuk mufradat bahasa Arab, dipublikasikan dalam jurnal bereputasi, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, atau campuran. Hasil analisis mengidentifikasi enam kategori media pembelajaran digital: (1) aplikasi mobile berbasis gamifikasi, (2) multimedia interaktif, (3) platform e-learning, (4) media sosial edukatif, (5) augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), dan (6) artificial intelligence (AI) berbasis chatbot. Dari 45 studi yang dianalisis, 89% menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan mufradat, dengan aplikasi mobile berbasis gamifikasi mencatat efektivitas tertinggi (rata-rata peningkatan 35-45%). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas meliputi: desain antarmuka, fitur interaktivitas, kesesuaian dengan teori pembelajaran, dan integrasi dengan kurikulum. Kendala utama implementasi adalah keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi digital pendidik, dan biaya pengembangan. Penelitian ini merekomendasikan: (1) pengembangan media pembelajaran digital yang mengintegrasikan prinsip gamifikasi, multimedia, dan personalisasi pembelajaran, (2) pelatihan kompetensi digital bagi pendidik bahasa Arab, (3) kolaborasi antara ahli bahasa Arab, teknologi pendidikan, dan desainer instruksional, (4) penelitian lanjutan tentang efektivitas jangka panjang dan dampak terhadap motivasi belajar.</p> Moh. Ali Qorror Al-Khasy Ahmad Faris Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 399 435 Fiqih Media Sosial: Etika Bermuamalah di Ruang Digital Menurut Perspektif Maqāṣid al-Sharī‘ah https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1099 <p>Media sosial telah menjadi ruang baru bagi interaksi sosial, ekonomi, dan keagamaan masyarakat Muslim. Namun, perkembangan pesat media digital sering kali tidak diiringi dengan kesadaran etis dan panduan fikih yang memadai, sehingga memunculkan berbagai problem seperti ujaran kebencian, hoaks, pelanggaran privasi, eksploitasi ekonomi digital, dan dekadensi moral. Artikel ini bertujuan menganalisis etika bermuamalah di media sosial dalam perspektif fikih kontemporer dengan pendekatan <em>Maqāṣid al-Sharī‘ah</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan menganalisis literatur fikih klasik dan kontemporer serta kajian etika digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial dapat dipahami sebagai ruang muamalah baru yang tunduk pada prinsip perlindungan agama (<em>ḥifẓ al-dīn</em>), jiwa (<em>ḥifẓ al-nafs</em>), akal (<em>ḥifẓ al-‘aql</em>), kehormatan (<em>ḥifẓ al-‘irḍ</em>), dan harta (<em>ḥifẓ al-māl</em>). Perspektif maqāṣid memungkinkan fikih berfungsi secara kontekstual sebagai instrumen etika sosial dalam menghadapi tantangan digital.</p> Lailatul Faizah Fadhilah Khunaini Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 436 450 Model Pembelajaran Group Investigation dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Pesantren https://journal.ua.ac.id/index.php/jpik/article/view/1098 <p>Pembelajaran Bahasa Arab di lingkungan pesantren menuntut pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kaidah bahasa, tetapi juga pada keterampilan komunikatif dan penguatan nilai-nilai sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Group Investigation dalam pembelajaran Bahasa Arab berbasis pesantren di SMA Annuqayah Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Bahasa Arab dan peserta didik yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation mampu meningkatkan keaktifan peserta didik, mendorong kerja sama kelompok, serta mengembangkan keterampilan berbahasa Arab, khususnya kemampuan membaca dan berbicara. Selain itu, model ini sejalan dengan tradisi pembelajaran pesantren yang menekankan kebersamaan, musyawarah, dan kemandirian belajar. Dengan demikian, model pembelajaran Group Investigation dapat dijadikan alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di lingkungan pendidikan berbasis pesantren</p> Hoirun Nahdiyah Moh. Naqib Maknunah Copyright (c) 2026 Jurnal Pemikiran dan Ilmu Keislaman 2025-09-30 2025-09-30 8 2 451 462